Rabu, 29 Oktober 2014

CRITICAL THINKING, LOGIC, & FALLACIES



A. Critical thinking

 Berpikir kritis merupakan ketrampilan berpikir universal yang berguna untuk semua profesi dan jenis pekerjaan. Demikian juga berpi-kir kritis berguna dalam melakukan kegiatan membaca, menulis, berbicara, mendengarkan, berdiskusi, dan sebagainya, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Analisis yang kritis dapat meningkatkan pemahaman tentang suatu masalah. Pemikiran yang analitis, diskriminatif, dan rasio-nal, membantu memilih alternatif solusi yang berguna dan menyingkirkan solusi yang tak berguna. Berpikir kritis juga berguna untuk mengekspresikan ide-ide. Pemikiran kritis memili-ki peran penting dalam menilai manfaat ide-ide baru, memilih ide-ide yang terbaik, dan memodifi-kasinya jika perlu, sehingga bermanfaat di dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan yang memerlukan kreativitas.
Ada 3 syarat diperlukan untuk memiliki kemampuan berpikir kritis:
1. Sikap untuk menggunakan pemikiran yang dalam di dalam melihat suatu permasalahan, dengan menggunakan pengalaman dan bukti yang ada
2. Pengetahuan tentang metode untuk bertanya dan mengemukakan alasan dengan logis
3. Ketrampilan untuk menerapkan metode tersebut

B. Logic
Secara etimologis, logika adalah istilah yang dibentuk dari kata “logikos” yang berasal dari kata benda “logos”. Kata logos berasal dari bahasa Yunani yang berarti sesuatu yang diutarakan, suatu pertimbangan akal (pikiran), kata, percakapan, atau ungkapan lewat bahasa. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa logika adalah “suatu pertimbangan akal atau pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa”.
Macam-macam logika :
·        Logika kodratiah
·        Logika ilmiah


C.  Fallacies
Fallacy adalah proses penalaran atau argumentasi yg sebenarnya tidak logis, salah arah, dan menyesatkan. Fallacy adalah suatu gejala berpikir yg salah yg disebabkan oleh pemaksaan prinsip-prinsip logika tanpa memperhatikan relevansinya. Sebuah kesimpulan harus ditunjang argumentasi yg benar dan sesuai nalar. Dengan demikian, argumentasi yg dibuat adalah untuk membuktikan bahwa kesimpulan yg diperoleh dalam menalar adalah benar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar